Come on Lyon!!! Hat-trick?

Hari ini. 23 April 2013. Tepat dua hari menjelang final Liga Champions antara Bayern Munich dan Borussia Dortmund. Tapi, bukan final di Stadion Wembley ini yang akan dibahas. Berjalan kaki sekitar 150 menit ke arah tenggara, akan sampailah di Stamford Bridge tempat dimana hari ini digelar final Womens Champions League. Pertarungan antara Olympique Lyonnais dan VfL Wolfsburg.

OL Women's_olweb.fr

Olympique Lyon – sumber: olweb.fr

Olympique Lyonnais sedang mengincar badge of honor melalui jalur juara tiga kali berturut-turut. Setelah menjadi juara di dua tahun terakhir penyelenggaraan Womens Champions League, kemenangan di final esok akan menasbihkan mereka sebagai tim pertama yang mampu menciptakan hat-trick juara.

Sebentar melihat sejarah ke belakang, final di musim 2012/13 ini adalah final keempat Olympique Lyonnais secara berturut-turut. Final pertama secara berturut-turut Olympique Lyonnais dimulai di musim 2009/10 kala menghadapi 1. FFC Turbine Potsdam. Entah karena minim pengalaman di final atau memang belum saatnya jadi juara, Olympique Lyonnais kalah adu penalti.

Final kejuaraan di musim berikutnya kembali mempertemukan keduanya. Kemenangan 2-0 membawa Olympique Lyonnais tak hanya menjadi tim berlabel finalis layaknya tahun kemarin. Musim berikutnya, seakan telah mengetahui kelemahan tim asal Jerman, kali ini Olympique Lyonnais memulangkan 1. FFC Frankfurt yang hanya berkalungkan medali perak. Skor yang sama seperti di final tahun sebelumnya berhasil membuat trofi tak beranjak keluar Perancis menuju Jerman.

Dengan fakta diatas, apakah beban berat sedang menggelayuti VfL Wolfsburg di final musim 2012/13 kali ini? Dikarenakan harus mengembalikan kejayaan klub Jerman yang telah menyabet enam trofi Womens Champions League dari sebelas musim yang telah diselenggarakan. Atau malah mungkin akan tampil tanpa beban? Dikarenakan sebagai tim debutan dan bukan bukanlah tim unggulan, coba bandingkan dengan status Olympique Lyonnais sebagai juara bertahan.

Vfl Wolfsburg_uefa.com

Vfl Wolfsburg – sumber: uefa.com

Sebenarnya sang juara Bundesliga dan DFB Pokal musim ini tak harus merasa inferior pula. Tengoklah prestasi yang sudah ditorehkan klub Jerman lainnya yang berstatus debutan pada masanya. Pada musim 2001/02, 1. FFC Frankfurt juara dengan status debutan. 1. FFC Turbine Potsdam melakukan hal yang sama dengan status yang sama pula tiga musim kemudian. Terakhir, debutan di musim 2008/09: FCR 2001 Duisburg.

Namun, memang bukanlah sebuah laga yang ringan bagi VfL Wolfsburg ketika mereka harus mengakhiri tren kemenangan Olympique Lyonnais yang selama dua musim secara beruntun telah berhasil memutus tren juara klub asal Jerman yang telah berkuasa selama tiga tahun berturut-turut sejak musim 2007/08. Sebagai informasi, final kali ini adalah yang keenam secara beruntun dimana selalu ada wakil klub Jerman disana.

Louisa Nécib_tumblr.com

Louisa Nécib – sumber: tumblr.com

Beberapa fakta menarik menjelang final kali ini diantaranya: Lima pemain Olympique Lyonnais akan menjalani petandingan final ke-empat secara beruntun. Mereka adalah Amandine Henry, Lara Dickenmann, Louisa Nécib, Sarah Bouhaddi, dan Wendie Renard.

Sedangkan enam pemain VfL Wolfsburg yang pernah merasakan gelar juara di klub mereka sebelumnya adalah: Navina Omilade (2005 di 1. FFC Turbine Potsdam), Conny Pohlers (2005 di 1. FFC Turbine Potsdam dan 2008 di 1. FFC Frankfurt), Viola Odebrecht (2005 dan 2010 di 1. FFC Turbine Potsdam), Alexandra Popp (2009 di FCR 2001 Duisburg), Josephine Henning (2010 di 1. FFC Turbine Potsdam), dan Nadine Kessler (2010 di 1. FFC Turbine Potsdam).

Kembali lagi ke Stamford Bridge di kota London. Olympique Lyonnais punya kenangan manis di kota ini dua tahun kemarin. Craven Cottage yang berjarak setengah jam berjalan kaki ke arah barat dari Stamford Bridge adalah venue saat mereka juara waktu itu.

Conny Pohlers_de.fifa.com

Conny Pohlers – sumber: de.fifa.com

Bukan hanya mendapatkan treble di musim ini apabila VfL Wolfsburg berhasil mengalahkan Olympique Lyonnais. Bukan hanya mengembalikan kejayan klub Jerman di Eropa apabila VfL Wolfsburg berhasil mengalahkan Olympique Lyonnais. Bukan hanya menjadi klub Jerman keempat yang mampu menjadi juara dengan status debutan apabila VfL Wolfsburg berhasil mengalahkan Olympique Lyonnais. Namun hanya Conny Pohlers yang menjadi pemain pertama yang mampu juara Womens Champions League di tiga klub yang berbeda apabila VfL Wolfsburg berhasil mengalahkan Olympique Lyonnais(soe)

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: