2013 Turkey FIFA U-20 World Cup Cities: Antalya

Medical Park adalah grup rumah sakit terbesar yang jaringan pelayanan kesehatannya tersebar di banyak provinsi di Turki. Mungkin benar ada semacam benang merah dan keterkaitan yang erat antara kesehatan dan olahraga. Eksistensi Medical Park di dunia olahraga Turki cukup besar dengan peran sebagai sponsor beberapa tim olahraga. Tim tersebut antara lain: tim bola basket pria Trabzonspor, tim bola basket pria dan wanita Galatasaray, tim bola voli wanita Galatasaray, dan tim sepakbola Antalyaspor.

Prestasi tim asal kota Antalya ini tak banyak. Hanya dua kali menjadi juara liga pada tahun 1982 dan 1986. Itu pun liga di kompetisi kasta kedua liga Turki yang saat ini dikenal dengan nama PTT 1. Lig. Ada satu gelar yang mungkin lebih prestisius dibanding dua gelar tadi. Runner-up Piala Turki edisi ke-38 pada musim 1999/00. Saat itu mereka memaksakan hingga babak extra time untuk menyelesaikan pertandingan yang akhirnya dimenangkan Galatasaray tersebut.

akdeniz-university-stadium3_fys-tff-org.jpg

Akdeniz University Stadium sumber: fys-tff-org

Karena Galatasaray keluar sebagai juara Liga Turki di musim yang sama, maka Antalyaspor sebagai runner-up Turkish Cup berhak melaju ke babak kualifikasi UEFA Cup musim 2000/01. Klub yang bermarkas di kota yang dahulunya adalah bagian dari Republik Romawi ini bertemu dengan Kəpəz PFC, peringkat dua Azerbaijan Premier League musim sebelumnya, pada babak kualifikasi. Mendapati lawan yang bukan kelasnya, Antalyaspor menghempaskan lawannya itu 5-0 di kandang dan 2-0 saat away ke Tofig Bahramov Republican Stadium di Baku.

Akdeniz University Stadium_fys.tff.org

Akdeniz University Stadium sumber: fys.tff.org

Selanjutnya The Scorpions melaju ke babak putaran pertama. Lawan di babak ini berstatus sama dengan mereka. Werder Bremen adalah finalis DFB Pokal 1999/00, tapi bukan juaranya. Bayern Munich mengambil peran yang sama dengan Galatasaray pada musim itu. Menjuarai liga dan Piala Domestik. Antalyaspor menjadi tuan rumah pada 1st leg. Kekalahan dua gol tanpa balas menjadi pekerjaan rumah bagi Thomas Schaaf saat kembali ke Jerman. Sang arsitek, yang baru saja meninggalkan Werder Bremen pertengahan Mei 2013 kemarin setelah empat belas tahun masa kepelatihannya, membalikkan keadaan dua minggu kemudian. Hat-trick Ailton melengkapi kemenangan 6-0 Werder Bremen.

Sampai dengan saat ini, kekalahan tersebut masih menjadi pertandingan terakhir klub yang bermarkas di Akdeniz University Stadium pada kompetisi antar klub Eropa. Dalam beberapa tahun terakhir Antalyaspor sudah berpindah kandang sebanyak tiga kali. Pertama di Ataturk Stadium, kemudian ke Marden Sports Complex, dan terakhir Akdeniz University Stadium yang berkapasitas 7.100 tempat duduk.

akdeniz-university-stadium2_fys-tff-org.jpg

Akdeniz University Stadium sumber: fys-tff-org

Cile, Inggris, Irak, dan Mesir yang tergabung di Grup E akan memainkan sebagian besar laga di stadion yang terletak di kota yang terkenal sebagai tempat tujuan liburan ini. Total ada tujuh pertandingan di Akdeniz University Stadium: lima pertandingan di Grup E, satu pertandingan di Grup F antara Uzbekistan yang berhadapan dengan Uruguay, dan satu pertandingan di babak enam belas besar yang akan mempertemukan peringkat satu Grup E dengan peringkat kedua Grup D dengan kemungkinan Inggris bertemu dengan Yunani, atau Paraguay bersua Cile, mungkin Mexico menantang Irak, atau bahkan mempertemukan sesama wakil Afrika: Mesir melawan Mali. (soe)

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: