Archive for the month “August, 2014”

Stadion Paling Menghibur dan Tidak: di Eredivisie

Penonton awam, penikmat gocekan, komentator taktik, sampai pengamat statistik sepakbola tahu bahwa gol adalah pembeda. Bukan hanya sekedar pembeda antara tim yang menang dan kalah, gol adalah klimaks dari kumpulan filosofi taktik, gocekan yang cantik, dan hitung-hitungan statistik. Bila dua kalimat syahadat mempertegas mana yang muslim dan bukan, sama halnya dengan gol yang membedakan sang pemenang dengan si pecundang.

Anda yang datang ke stadion baik sebagai supporter atau spectator (sudah tau kan beda keduanya), yakinlah pasti menantikan gol demi gol tercipta disana. Kecuali kedatangan Anda sebagai pengamat taktik atau pencatat data statistik. Oh… atau mungkin Anda sedang menjalankan tugas sebagai talent scouter hingga tak peduli dengan ada atau tidaknya gol saat itu. Sekali lagi yakinilah bahwa gol (gol) yang terjadi saat itu memberikan hiburan tersendiri bagi Anda.

Tulisan kali ini merupakan awal dari beberapa seri yang mengangkat topik stadion yang paling menghibur dan tidak (sementara) di beberapa liga top Eropa. Hitung-hitungannya sangat sederhana, stadion yang paling menghibur adalah stadion dengan jumlah gol terbanyak dalam satu musim kompetisi. Gol yang dihitung hanya dari pertandingan liga saja, sedangkan pertandingan yang bertajuk Copa, Taça, Cup, Pokal, Coupe, dan perebutan piala-piala lainnya tidak masuk hitungan.

Karena besok Liga Belanda sudah memainkan laga pertamanya di musim 2014/15, maka edisi pertama tulisan berseri ini di mulai dari Eredivisie. Mungkin bisa dijadikan panduan bagi Anda yang sudah bersiap menjalankan football traveling (Ya Allah yang Maha Mendengar doa hamba-Nya). Diawali data dari musim 2000/01 hingga musim 2013/14. Ditampilkan dua grafik pada tiap musimnya yang menyajikan data lima stadion paling menghibur dengan banyak golnya dan lima stadion yang “kurang” menghibur dikarenakan minimnya gol yang tercipta disana. Goals For adalah gol yang diciptakan sang tuan rumah, sementara Goals Against mendefinisikan kebobolan sang tuan rumah. Warna hijau, kuning, dan merah mewakili posisi klub di klasemen akhir. Warna hijau untuk tim yang finish di lima besar, sedangkan merah bagi lima tim terbawah, dan kuning mewakili tim-tim papan tengah.

Musim 2000 – 2001

Data Eredivisie_0001

Ajax Amsterdam 70 37 NAC Breda
Willem II Tilburg 63 40 SC Heerenveen
Sparta Rotterdam 58 40 RKC Waalwijk
RBC Roosendaal 58 43 Fortuna Sittard
Feyenoord Rotterdam 57 47 Groningen

 

Musim 2001 – 2002

Data Eredivisie_0102

Utrecth 65 29 FC Twente
PSV Eindhoven 63 32 Roda JC Kerkrade
Ajax Amsterdam 61 35 Vitesse Arnhem
Willem II Tilburg 61 40 NEC Nijmegen 
RKC Waalwijk 57 43 FC Den Bosch 

 

Musim 2002 – 2003

Data Eredivisie_0203

Ajax Amsterdam 75 31 NAC Breda
Feyenoord Rotterdam 64 34 Groningen
Utrecth 59 35 FC Twente
SC Heerenveen 58 40 RBC Roosendaal
AZ Alkmaar 58 43 NEC Nijmegen

 

Musim 2003 – 2004

Data Eredivisie_0304

NAC Breda 61 36 RBC Roosendaal
FC Twente 60 38 RKC Waalwijk
PSV Eindhoven 59 39 PEC Zwolle
Feyenoord Rotterdam 59 42 Groningen
AZ Alkmaar 58 44 SC Heerenveen

 

Musim 2004 – 2005

Data Eredivisie_0405

Feyenoord Rotterdam 82 41 Utrecth
PSV Eindhoven 58 46 FC Den Bosch
SC Heerenveen 58 47 Groningen
De Graafschap 57 47 Vitesse Arnhem
NAC Breda 56 48 NEC Nijmegen

 

Musim 2005 – 2006

Data Eredivisie_0506

SC Heerenveen 66 35 Groningen
AZ Alkmaar 61 40 ADO Den Haag
Vitesse Arnhem 60 42 FC Twente
Feyenoord Rotterdam 58 43 NEC Nijmegen
Roda JC Kerkrade 58 44 PSV Eindhoven

 

Musim 2006 – 2007

Data Eredivisie_0607

PSV Eindhoven 67 41 Utrecth
FC Twente 62 42 NEC Nijmegen
Groningen 58 43 RKC Waalwijk
AZ Alkmaar 57 43 NAC Breda
Ajax Amsterdam 56 43 Roda JC Kerkrade

 

Musim 2007 – 2008

Data Eredivisie_0708

SC Heerenveen 82 39 Heracles Almelo
Ajax Amsterdam 77 39 AZ Alkmaar
Utrecth 62 42 Groningen
VVV-Venlo 60 43 Vitesse Arnhem
Sparta Rotterdam 59 43 FC Twente

 

Musim 2008 – 2009

Data Eredivisie_0809

SC Heerenveen 63 39 Heracles Almelo
PSV Eindhoven 56 39 ADO Den Haag
Feyenoord Rotterdam 55 43 NAC Breda
Willem II Tilburg 54 44 NEC Nijmegen
FC Volendam 54 45 De Graafschap

 

Musim 2009 – 2010

Data Eredivisie_0910

Ajax Amsterdam 68 33 Utrecth
Roda JC Kerkrade 65 40 Groningen
Heracles Almelo 61 43 NAC Breda
PSV Eindhoven 53 44 Sparta Rotterdam
VVV-Venlo 53 44 SC Heerenveen

 

Musim 2010 – 2011

Data Eredivisie_1011

Willem II Tilburg 76 44 De Graafschap
PSV Eindhoven 64 45 Vitesse Arnhem
ADO Den Haag 61 47 Ajax Amsterdam
Utrecth 59 48 NAC Breda
SC Heerenveen 58 49 NEC Nijmegen

 

Musim 2011 – 2012

Data Eredivisie_1112

PSV Eindhoven 77 43 RKC Waalwijk
Utrecth 72 44 Excelsior
SC Heerenveen 68 47 NEC Nijmegen
Ajax Amsterdam 63 48 ADO Den Haag
FC Twente 62 48 AZ Alkmaar

 

Musim 2012 – 2013

Data Eredivisie_1213

PSV Eindhoven 75 39 Utrecth
Heracles Almelo 70 43 RKC Waalwijk
VVV-Venlo 64 45 Groningen
SC Heerenveen 59 47 Roda JC Kerkrade
Willem II Tilburg 58 49 NEC Nijmegen

 

Musim 2013 – 2014

Data Eredivisie_1314

SC Heerenveen 70 44 NAC Breda
NEC Nijmegen 70 46 Heracles Almelo 
Feyenoord Rotterdam 61 46 PEC Zwolle
FC Twente 60 49 Cambuur
ADO Den Haag 59 51 Roda JC Kerkrade
Advertisements

Jadwal Piala Dunia U20 Wanita 2014

*) Waktu Indonesia Bagian Barat (GMT +7)

GROUP STAGE
06 AUG
04.00 FINLAND KOREA DPR National Soccer Stadium
06.00 GERMANY USA Commonwealth Stadium
07.00 CANADA GHANA National Soccer Stadium
09.00 CHINA PR BRAZIL Commonwealth Stadium
07 AUG
03.00 ENGLAND KOREA REPUBLIC Moncton Stadium
04.00 FRANCE COSTA RICA Olympic Stadium
06.00 MEXICO NIGERIA Moncton Stadium
07.00 NEW ZEALAND PARAGUAY Olympic Stadium
09 AUG
04.00 GHANA KOREA DPR National Soccer Stadium
06.00 GERMANY CHINA PR Commonwealth Stadium
07.00 CANADA FINLAND National Soccer Stadium
09.00 USA BRAZIL Commonwealth Stadium
10 AUG
00.00 ENGLAND MEXICO Moncton Stadium
03.00 KOREA REPUBLIC NIGERIA Moncton Stadium
04.00 NEW ZEALAND FRANCE Olympic Stadium
07.00 PARAGUAY COSTA RICA Olympic Stadium
13 AUG
03.00 BRAZIL GERMANY Olympic Stadium
03.00 USA CHINA PR Moncton Stadium
06.00 KOREA DPR CANADA Olympic Stadium
06.00 GHANA FINLAND Moncton Stadium
14 AUG
04.00 PARAGUAY FRANCE Commonwealth Stadium
04.00 COSTA RICA NEW ZEALAND National Soccer Stadium
07.00 NIGERIA ENGLAND Commonwealth Stadium
07.00 KOREA REPUBLIC MEXICO National Soccer Stadium
QUARTER-FINALS
17 AUG
04.00 KOREA DPR USA National Soccer Stadium
07.00 GERMANY CANADA Commonwealth Stadium
18 AUG
03.00 NIGERIA NEW ZEALAND Moncton Stadium
06.00 FRANCE KOREA REPUBLIC Olympic Stadium
SEMI-FINALS
21 AUG
03.00 KOREA DPR NIGERIA Moncton Stadium
06.00 GERMANY FRANCE Olympic Stadium
PLAY-OFF FOR THIRD PLACE
25 AUG
03.00 KOREA DPR FRANCE Olympic Stadium
FINAL
25 JUL
06.00 NIGERIA GERMANY Olympic Stadium

Upaya Mereka Tiba di Kanada

Piala Dunia Wanita U-20 serasa kembali ke rumahnya. Kanada. Turnamen dua tahunan yang dimulai dua belas tahun lalu ini mengambil tempat di Kanada sebagai tuan rumah pertama penyelenggaraannya. Setelah Thailand, Rusia, Cile, Jerman, dan Jepang menjadi tuan rumah berikutnya, kini Kanada kebagian jatah sebagai host kembali karena kebijakan FIFA yang mensyaratkan tuan rumah Piala Dunia Wanita harus menggelar Piala Dunia U-20 di negaranya satu tahun sebelum penyelenggaraan Piala Dunia. Layaknya Piala Konfederasi pada sepakbola pria. Nah, terpilihnya Kanada sebagai tuan rumah Piala Dunia Wanita 2015 ini tidak terlepas dari penarikan diri Zimbabwe dari pencalonan sebagai tuan rumah yang hanya diikuti oleh dua negara ini.

Enam belas negara dari enam konfederasi akan berlaga di kota Edmonton, Monton, Montreal, dan Toronto yang terbagi menjadi empat grup. Kanada, Finlandia, Ghana, dan korea Utara di Grup A. Brazil, Cina, Jerman, dan USA di Grup B. Inggris, Mexico, Nigeria, dan Korea Selatan di Grup C. Kosta Rika, Paraguay, Perancis, dan Selandia Baru di Grup D. Bagaimana perjalanan tim-tim ini menuju Kanada 2014? Berikut kisahnya.

Selandia Baru berangkat ke Kanada dengan status juara 2014 OFC U-20 Women’s Championship. Hanya empat negara yang mengikuti turnamen yang diadakan untuk keenam kalinya ini. Selandia Baru selaku tuan rumah, Papua Nugini, Tonga, dan Vanuatu. Tuan rumah memperoleh poin sempurna dengan memasukkan delapan belas gol dan hanya kemasukan satu gol, itu pun melalui gol bunuh diri Daisy Cleverley kala melawan Tonga dimana ia mencetak gol untuk Selandia Baru tujuh belas menit sebelumnya. Emma Rolston yang memborong empat gol kala Selandia Baru membantai Vanuatu 12-0 menjadi topskor turnamen, dibelakangnya ada nama Martine Puketapu yang mencetak tiga gol pada pertandingan yang sama.

Perjalanan Ghana untuk lolos ke Kanada terbilang unik, sedangkan Nigeria terbilang sangat menarik. Konfederasi Afrika menyeleksi wakilnya untuk berlaga di 2014 FIFA U-20 Women’s World Cup melalui African U-20 Cup of Nations for Women. Turnamen ini terdiri dari empat babak: preliminary round, first round, second round, dan third round. Uganda melawan South Sudan menjadi satu-satunya partai di preliminary round. Hasilnya, Uganda menang 9-0 di leg pertama dan 13-0 di leg kedua. Enam belas negara berlaga di babak selanjutnya, first round. Delapan tim lolos ke second round, dimana dua diantaranya tanpa bertanding sama sekali. Uganda yang diuntungkan karena Mesir menarik diri dari turnamen dan Guinea-Bissau melakukan hal sama yang menguntungkan lawannya: Ghana. Babak ini akan meloloskan empat negara guna bertanding di tahapan akhir, third round. Dua negara yang mendapat ‘bye’ di first round bertemu di babak ini. Lagi-lagi Ghana belum memainkan pertandingan sama sekali di turnamen ini. Uganda mengundurkan diri dengan alasan keuangan dikarenakan turnamen yang berlangsung dengan sistem home and away.

Ghana akhirnya melakoni partai pertamanya di babak puncak, melawan Equatorial Guinea. Saling mengalahkan dengan skor 1-0 di dua pertemuan, pertandingan harus diselesaikan dengan adu penalti yang dimenangkan The Black Princesses 4-3. Bertolak belakang dengan Nigeria yang melalui tiga babak di turnamen ini dengan sangat meyakinkan. Menggunduli Sierra Leone 16-0, melahap Tunisia 8-0, dan melibas Afrika Selatan 7-0 di babak terakhir. Nigeria kembali meneruskan tradisi selalu lolos ke FIFA U-20 Women’s World Cup. Sedangkan kelolosan Ghana kali ini adalah untuk yang ketiga kali berturut-turut.

Korea Selatan, Korea Utara, dan Cina adalah wakil Konfederasi Asia untuk berlaga di Kanada tahun ini. Mereka adalah tiga tim teratas pada turnamen AFC U-19 Women’s Championship 2013 yang dilangsungkan dengan format round robin, tiap tim saling bertemu satu sama lain. Negara peserta lainnya adalah Jepang, Australia, dan Myanmar. Korea Selatan tak terkalahkan di lima laga. Memperoleh tiga belas poin hasil empat kali menang dan satu kali hasil imbang 2-2 melawan Cina. Di laga lainnya, Cina mendapatkan hasil imbang 2-2 kembali saat bertemu Jepang, memenangkan dua pertandingan dan kalah dari Korea Utara. Sedangkan Korea Utara memenangkan tiga laga, imbang satu kali, dan kalah satu kali oleh Korea Selatan. Tiga negara yang lolos ini menempatkan wakilnya masing-masing di daftar pencetak gol terbanyak. Korea Selatan diwakili sang MVP turnamen, Jang Selgi, dengan delapan gol. Kemudian diikuti oleh Wang Shuang asal Cina dengan lima gol, dan Ri Un Sim dari Korea Utara dengan empat gol.

Selain Kanada sebagai tuan rumah, Konfederasi CONCACAF diwakili pula oleh USA, Mexico, dan Kosta Rika. Tiga tim ini adalah juara, runner-up, dan peringkat ketiga di turnamen 2014 CONCACAF Under-20 Women’s Championship. Delapan negara dibagi menjadi dua grup. USA dan Kosta Rika lolos mewakili Grup A, sedangkan Mexico dan Trinidad and Tobago adalah dua negara yang lolos dari Grup B. Sang pemuncak tiap grup lolos dengan performa yang sangat meyakinkan. USA dengan sembilan poin dan surplus sembilan belas gol. Mexico dengan poin yang sama dengan USA dan surplus delapan belas gol. Pertandingan final mempertemukan kedua negara ini setelah di semifinal Mexico mengalahkan Kosta Rika 3-1 dan USA melibas 6-0 Trinidad and Tobago. Akhirnya USA mengakhiri turnamen dengan total 29 gol tanpa kemasukan setelah mengalahkan Mexico.

Partai sengit justru terjadi pada perebutan tempat ketiga sekaligus tiket terakhir untuk berlaga di 2014 FIFA U-20 Women’s World Cup. Trinidad and Tobago unggul 3-1 di babak pertama. Kosta Rika menyamakan kedudukan di babak kedua dan memaksakan laga berlanjut ke babak extra time. Kosta Rika menutup pertandingan dengan skor 7-3 setelah mencetak masing-masing dua gol di tiap babak extra time. Topskor turnamen diwakili kedua finalis. McKenzie Meehan dari USA dan Tanya Samarzich dari Meksiko yang masing-masing mencetak enam gol.

Konfederasi CONMEBOL diwakili oleh Brazil dan Paraguay di 2014 FIFA U-20 Women’s World Cup.. Keduanya adalah peringkat satu dan dua 2014 South American Under 20 Women’s Championship. Turnamen ini diikuti sepuluh tim yang dibagi menjadi dua grup. Juara dan runner-up tiap grup melaju ke babak selanjutnya yang berformat round robin. Di Grup A, Brazil yang mengumpulkan sepuluh poin dan Kolombia dengan delapan poin adalah juara dan runner-up Grup A. Sedangkan, sepuluh poin Paraguay dan sembilan poin Bolivia meloloskan keduanya dari Grup B. Brazil dan Paraguay berhasil menumbangkan Kolombia dan Bolivia yang membuat partai terakhir yang mempertemukan keduanya layaknya sebuah partai final. Gol dari Andressa  dan Ludmila menjadi pembeda poin yang dikumpulkan Brazil dan Paraguay. Sembilan poin Brazil memastikan mereka sebagai pemuncak klasemen.

Delapan negara berebut menjadi juara dan runner up di dua grup UEFA Women’s U-19 Championship 2013 Final Tournament. Selain memperebutkan gelar juara, menjadi semifinalis di turnamen ini juga berarti lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 di Kanada. Kemenangan 3-0 yang diperoleh Perancis atas Wales dan Inggris atas Denmark di pertandingan terakhir Grup A memastikan keduanya melenggang ke babak semifinal, setelah pertemuan keduanya di pertandingan pertama berakhir dengan skor kacamata. Di grup B, keberhasilan Finlandia menahan imbang Jerman dan tumbangnya Swedia 0-5 dari Denmark memastikan raihan tujuh poin Jerman dan lima poin Finlandia untuk lolos ke babak semifinal. Kemenangan 4-0 Inggris atas Finlandia memperpanjang rekor tidak kebobolan sejak babak grup. Di pertandingan sebelumnya, Perancis telah lebih dulu memastikan tiket final setelah membungkan Jerman 2-1. Final yang ideal tecipta, hingga sembilan puluh menit berakhir skor masih 0-0. Gol Sandie Toletti dan Aminata Diallo di babak extra time memastikan gelar ketiga Perancis dari tujuh final yang telah dilakoni. (soe)

Post Navigation

%d bloggers like this: