Stadion Paling Menghibur dan Tidak: di Eredivisie

Penonton awam, penikmat gocekan, komentator taktik, sampai pengamat statistik sepakbola tahu bahwa gol adalah pembeda. Bukan hanya sekedar pembeda antara tim yang menang dan kalah, gol adalah klimaks dari kumpulan filosofi taktik, gocekan yang cantik, dan hitung-hitungan statistik. Bila dua kalimat syahadat mempertegas mana yang muslim dan bukan, sama halnya dengan gol yang membedakan sang pemenang dengan si pecundang.

Anda yang datang ke stadion baik sebagai supporter atau spectator (sudah tau kan beda keduanya), yakinlah pasti menantikan gol demi gol tercipta disana. Kecuali kedatangan Anda sebagai pengamat taktik atau pencatat data statistik. Oh… atau mungkin Anda sedang menjalankan tugas sebagai talent scouter hingga tak peduli dengan ada atau tidaknya gol saat itu. Sekali lagi yakinilah bahwa gol (gol) yang terjadi saat itu memberikan hiburan tersendiri bagi Anda.

Tulisan kali ini merupakan awal dari beberapa seri yang mengangkat topik stadion yang paling menghibur dan tidak (sementara) di beberapa liga top Eropa. Hitung-hitungannya sangat sederhana, stadion yang paling menghibur adalah stadion dengan jumlah gol terbanyak dalam satu musim kompetisi. Gol yang dihitung hanya dari pertandingan liga saja, sedangkan pertandingan yang bertajuk Copa, Taça, Cup, Pokal, Coupe, dan perebutan piala-piala lainnya tidak masuk hitungan.

Karena besok Liga Belanda sudah memainkan laga pertamanya di musim 2014/15, maka edisi pertama tulisan berseri ini di mulai dari Eredivisie. Mungkin bisa dijadikan panduan bagi Anda yang sudah bersiap menjalankan football traveling (Ya Allah yang Maha Mendengar doa hamba-Nya). Diawali data dari musim 2000/01 hingga musim 2013/14. Ditampilkan dua grafik pada tiap musimnya yang menyajikan data lima stadion paling menghibur dengan banyak golnya dan lima stadion yang “kurang” menghibur dikarenakan minimnya gol yang tercipta disana. Goals For adalah gol yang diciptakan sang tuan rumah, sementara Goals Against mendefinisikan kebobolan sang tuan rumah. Warna hijau, kuning, dan merah mewakili posisi klub di klasemen akhir. Warna hijau untuk tim yang finish di lima besar, sedangkan merah bagi lima tim terbawah, dan kuning mewakili tim-tim papan tengah.

Musim 2000 – 2001

Data Eredivisie_0001

Ajax Amsterdam 70 37 NAC Breda
Willem II Tilburg 63 40 SC Heerenveen
Sparta Rotterdam 58 40 RKC Waalwijk
RBC Roosendaal 58 43 Fortuna Sittard
Feyenoord Rotterdam 57 47 Groningen

 

Musim 2001 – 2002

Data Eredivisie_0102

Utrecth 65 29 FC Twente
PSV Eindhoven 63 32 Roda JC Kerkrade
Ajax Amsterdam 61 35 Vitesse Arnhem
Willem II Tilburg 61 40 NEC Nijmegen 
RKC Waalwijk 57 43 FC Den Bosch 

 

Musim 2002 – 2003

Data Eredivisie_0203

Ajax Amsterdam 75 31 NAC Breda
Feyenoord Rotterdam 64 34 Groningen
Utrecth 59 35 FC Twente
SC Heerenveen 58 40 RBC Roosendaal
AZ Alkmaar 58 43 NEC Nijmegen

 

Musim 2003 – 2004

Data Eredivisie_0304

NAC Breda 61 36 RBC Roosendaal
FC Twente 60 38 RKC Waalwijk
PSV Eindhoven 59 39 PEC Zwolle
Feyenoord Rotterdam 59 42 Groningen
AZ Alkmaar 58 44 SC Heerenveen

 

Musim 2004 – 2005

Data Eredivisie_0405

Feyenoord Rotterdam 82 41 Utrecth
PSV Eindhoven 58 46 FC Den Bosch
SC Heerenveen 58 47 Groningen
De Graafschap 57 47 Vitesse Arnhem
NAC Breda 56 48 NEC Nijmegen

 

Musim 2005 – 2006

Data Eredivisie_0506

SC Heerenveen 66 35 Groningen
AZ Alkmaar 61 40 ADO Den Haag
Vitesse Arnhem 60 42 FC Twente
Feyenoord Rotterdam 58 43 NEC Nijmegen
Roda JC Kerkrade 58 44 PSV Eindhoven

 

Musim 2006 – 2007

Data Eredivisie_0607

PSV Eindhoven 67 41 Utrecth
FC Twente 62 42 NEC Nijmegen
Groningen 58 43 RKC Waalwijk
AZ Alkmaar 57 43 NAC Breda
Ajax Amsterdam 56 43 Roda JC Kerkrade

 

Musim 2007 – 2008

Data Eredivisie_0708

SC Heerenveen 82 39 Heracles Almelo
Ajax Amsterdam 77 39 AZ Alkmaar
Utrecth 62 42 Groningen
VVV-Venlo 60 43 Vitesse Arnhem
Sparta Rotterdam 59 43 FC Twente

 

Musim 2008 – 2009

Data Eredivisie_0809

SC Heerenveen 63 39 Heracles Almelo
PSV Eindhoven 56 39 ADO Den Haag
Feyenoord Rotterdam 55 43 NAC Breda
Willem II Tilburg 54 44 NEC Nijmegen
FC Volendam 54 45 De Graafschap

 

Musim 2009 – 2010

Data Eredivisie_0910

Ajax Amsterdam 68 33 Utrecth
Roda JC Kerkrade 65 40 Groningen
Heracles Almelo 61 43 NAC Breda
PSV Eindhoven 53 44 Sparta Rotterdam
VVV-Venlo 53 44 SC Heerenveen

 

Musim 2010 – 2011

Data Eredivisie_1011

Willem II Tilburg 76 44 De Graafschap
PSV Eindhoven 64 45 Vitesse Arnhem
ADO Den Haag 61 47 Ajax Amsterdam
Utrecth 59 48 NAC Breda
SC Heerenveen 58 49 NEC Nijmegen

 

Musim 2011 – 2012

Data Eredivisie_1112

PSV Eindhoven 77 43 RKC Waalwijk
Utrecth 72 44 Excelsior
SC Heerenveen 68 47 NEC Nijmegen
Ajax Amsterdam 63 48 ADO Den Haag
FC Twente 62 48 AZ Alkmaar

 

Musim 2012 – 2013

Data Eredivisie_1213

PSV Eindhoven 75 39 Utrecth
Heracles Almelo 70 43 RKC Waalwijk
VVV-Venlo 64 45 Groningen
SC Heerenveen 59 47 Roda JC Kerkrade
Willem II Tilburg 58 49 NEC Nijmegen

 

Musim 2013 – 2014

Data Eredivisie_1314

SC Heerenveen 70 44 NAC Breda
NEC Nijmegen 70 46 Heracles Almelo 
Feyenoord Rotterdam 61 46 PEC Zwolle
FC Twente 60 49 Cambuur
ADO Den Haag 59 51 Roda JC Kerkrade

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: